Jumat, 12 Agustus 2011


Karikatur
Karikatur disandingkan dengan orang yang digambarkannya.
Golongan yang sering menjadi objek karikatur adalah orang-orang terkenal seperti politisi dan artis.[4]Karikatur dibedakan dari kartun karena karikatur tidak membentuk cerita sebagaimana kartun. [1][5] Karikatur dalam kartun semacam itu hanya merupakan elemen yang digunakan untuk memperjelas pesan yang disampaikan.[2]
Asal-usul karikatur
Lembaran karikatur karya Annibale Carracci
Carracci bersaudara diyakini sebagai seniman-seniman pertama yang terkenal akan karikatur mereka,[3] dan Annibale diyakini sebagai orang pertama yang menggunakan istilah ritrattini carichi (potret yang dilebih-lebihkan).[8]Karikatur-karikatur tersebut tidak dipublikasikan ataupun disebarluaskan, namun menjadi hiburan di kalangan elite. Abad ke-18 dan awal abad ke-19
Karikatur sebagai bentuk seni lukis baru berkembang di Inggris setelah penerbitan sejumlah karya Ghezzi dan seniman Italia lainnya pada tahun 1744. Contoh karikaturis Inggris yang popular pada abad ke-18 adalah James Gillray, Thomas Rowlandson, dan George Cruikshank yang menggabungkan unsur karikatur dengan kartun menjadi kartun satire. Karikatur Benjamin Disraeli karya Singe adalah karikatur pertama pada majalah Vanity Fair terbitan London.
Pada tahun 1868 di London, Thomas Gibson Bowles mulai menerbitkan Vanity Fair, majalah 'politik, sosial, dan kesusastraan' yang kemudian terkenal karena memuat karikatur berwarna yang menggambarkan politisi, tokoh sastra, raja atau ratu dari luar negeri, ilmuwan, olahragawan, dan tokoh-tokoh terkenal lain.[12]Setiap karikatur tersebut diberi komentar yang mengolok-olok oleh Bowles dan editor-editor selanjutnya yang menggunakan nama samaran "Jehu Junior". Mulai terbit dalam bahasa Jerman pada tahun 1876 dan kemudian bahasa Inggris setengah tahun kemudian, majalah ini juga memuat karikatur tokoh-tokoh terkenal yang disebut puckograph.[15]Karikatur abstrak Alfred Stieglitz karya Marius de Zayas
Pada awal dekade ke-2 abad ke-20, Marius de Zayas, seorang karikaturis Meksiko yang hijrah ke New York, mengembangkan gaya seni lukis yang ia sebut karikatur abstrak. Selama berkarya di Meksiko maupun pada tahun-tahun pertamanya di New York, de Zayas menggunakan gaya yang realistik dan representasional.[18]Seusai Perang Dunia I, popularitas karikatur sebuah seni berkembang secara dramatis di Amerika Serikat seiring dengan perkembangan film, fotografi, dan majalah yang membuat wajah para pesohor dari bintang film sampai atlet dan politisi dengan mudah dikenali oleh umum.[21][22][23] Pada tahun yang sama, Ralph Barton juga terkenal sebagai karikaturis sebuah seni teatrikal setelah menghiasi tirai teater pada salah satu pertunjukan di Broadway dengan 139 karikatur bintang teater, kritikus drama, dan orang-orang ternama dari masyarakat kelas atas New York.[21]Karikatur teatrikal Hirschfeld mulai dimuat di sejumlah surat kabar di New York setelah karikatur aktor Prancis Sacha Guitry karyanya, yang semula ia gambar pada salah satu pertunjukan teater Guitry dan membuat seorang wartawan terkesan hingga menyarankan Hirschfeld untuk menjualnya, dimuat di halaman depan surat kabar New York Herald Tribune pada tahun 1926.[21][17] Sepanjang kariernya, ia membuat karikatur hampir semua tokoh penting teater Amerika Serikat,[25] dan orang yang sudah dibuat karikaturnya oleh Hirschfeld menjadi dianggap tokoh sukses.karikatur sebuah seni


caricatur sebuah seni

Bambang Pamungkas (lahir di Salatiga, Jawa Tengah, 10 Juni 1980; umur 31 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia. Saat ini dia bermain untuk Persija Jakarta di Indonesia Super League dan pernah mewakili negara dalam timnas sepak bola Indonesia. Dia biasa berposisi sebagai penyerang.
Meskipun tidak terlalu tinggi (168 cm), Bambang mempunyai lompatan yang tinggi dan tandukan yang akurat. Salah satu pemain yang dikaguminya adalah rekannya dalam tim nasional, Kurniawan Dwi Yulianto.
Saat masih bermain dalam tim remaja Jawa Tengah, ia pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Haornas, sebuah kejuaraan tingkat remaja. Bambang juga pernah menjadi pencetak gol terbanyak untuk skuad Indonesia di Piala Asia U-19 Grup V, dengan 7 gol.
Penampilan pertama Bambang bersama timnas senior adalah pada 2 Juli 1999 dalam pertandingan persahabatan melawan Lituania. Bambang, yang saat itu baru berusia 18 tahun, berhasil menciptakan sebuah gol dalam pertandingan yang berakhir seri 2-2.


Karikatur yang satu ini cukup  berkesan bagi saya karena saya harus bertemu dengan klien untuk mengambil beberapa foto seragamnya, terutama pada emblem. Pada karikatur aslinya akan terlihat detail dibanding yg saya upload ini.
Karikatur ini meski untuk perpisahan namun cukup berkesan sebagai kenangan2an dengan atasan mereka.

jarikari

ni adalah sebagian hasil Karya kami yg pernah dibuat. Oleh karena terbatasnya ruang di situs ini, kami hanya bisa menampilkan sebagian hasil karya.  Hasil karya lainnya bisa dilihat di blog kami di http://karikaturis.wordpress.com
Contoh: Karikatur group di kanvas
Dalam pemesanan Anda tinggal memilih jenis karikatur yang akan dibuat seperti di atas. Kemudian menjelaskan aksi yang ingin digambarkan.

Keunikan dalam pemesanan gambar karikatur adalah Anda dapat meminta dibuatkan bentuk wajah yang proporsional atau dibuat lebih kartun dengan teknik exaggregation.
Contoh di bawah adalah karikatur digital yang dibuat dengan sedikit sentuhan " exaggregation "  dengan melebih-lebihkan pada bagian tertentu di wajah dan hasilnya menjadi lebih kartun, lebih lucu namun masih tetap memperlihatkan karakternya.

karikatur 111

hehee :D

posting perdana